Saturday, 8 December 2012

KEDAHSYATAN ALAM KUBUR


     Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Al-Baraa’ bin Aazib r.a. berkata: Kami bersama Nabi s.a.w. keluar menghantar jenazah seorang sahabat Ansar maka ketika sampai ke kubur dan sebelum dimasukkan ke dalam lahad,Nabi s.a.w. duduk dan kami duduk di sekitarnya diam menundukkan kepala bagaikan ada burung di atas kepala kami,sedang Nabi s.a.w. mengorek-ngorek dengan dahan yang ada di tangannya,kemudian dia mengangkat kepalanya sambil bersabda: Berlindunglah kamu kepada Allah dari seksa kubur,diulang sebanyak 2 atau 3 kali.

     Lalu dia bersabda: Sesungguhnya seorang mukmin jika akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat(akan mati),turun kepadanya malaikat yang putih-putih wajahnya bagaikan matahari,membawa kafan dari syurga,maka duduk di hadapannya,kemudian datang Malaikat Maut dan duduk dekat kepalanya dan memanggil: wahai ruh yang tenang baik,keluarlah menuju pengampunan Allah dan redha-Nya.

     Nabi s.a.w. bersabda: Maka keluar ruhnya mengalir bagaikan titisan dari mulut kendi,maka langsung diterima,dan langsung dimasukkan ke dalam kafan dan dibawa keluar semerbak harum bagaikan kasturi ang terharum di atas bumi,lalu dibawa naik,maka tidak melalui rombongan malaikat melainkan ditanya: Ruh siapakah yang harum ini?

     Dijawab: Ruh fulan bin fulan sehingga sampai ke langit,dan di sana dibukakan pintu langit,dan disambut oleh penduduknya dan pada tiap langit dihantar oleh malaikat muqarra bin dibawa naik ke langit yang atas sehingga sampai ke langit ke tujuh,maka Allah berfirman: Catatlah suratnya di Illiyin.

     Kemudian dikembalikan dia ke bumi,sebab daripadanya kami jadikan,dan didalamnya aku kembalikan dan daripadanya pula akan aku keluarkan pada saatnya.

     Maka kembalilah ruh ke jasad dalam kubur,kemudian datang kepadanya dua malaikat untuk menyoalnya: Siapa Tuhanmu?

     Maka dijawab: Allah tuhanku.

     Lalu ditanya: apakah agamamu?

     Dijawab: Agamaku Islam.

     Ditanya: Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutus di tengah-tengah kamu?

     Dijawab: Dia utusan Allah.

     Lalu ditanya: Bagaimanakah engkau mengetahui itu?

     Dijawab: Saya membaca kitab Allah lalu percaya dan membenarkannya.

     Maka terdengar suara: Benar hamba-Ku,maka berikan kepadanya hamparan dari syurga serta pakaian syurga dan bukakan untuknya pintu yang menuju ke syurga,lalu luaskan kuburnya sepanjang pandangan mata kemudian datang kepadanya seorang yang elok wajahnya dan harum baunya sambil berkata: Terimalah khabar baik,ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu.

     Lalu ditanya: Siapakah engkau?

     Jawabnya: Aku amalanmu yang baik.

     Lalu dia berkata: Ya tuhan segerakan hari kiamat supaya segera saya bertemu dengan keluargaku dan kawan-kawanku.

     Nabi s.a.w. bersabda: Adapun hamba yang kafir jika akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat,maka turun kepadanya malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam,lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata,kemudian datang Malaikat Maut dan duduk di samping kepalanya,lalu berkata: Hai ruh yang jahat,keluarlah menuju murka Allah,maka tersebar di semua anggota badannya,maka dicabut ruhnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah,maka terputus semua urat dan ototnya,lalu diterimanya akan dimasukkan ke dalam kain hitam,dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai,dan dibawa naik,maka tidak melalui malaikat melainkan ditanya: Ruh siapakah yang jahat dan busuk itu?

     Dijawab: Ruh fulan bin fulan dengan sebutan amat jelek sehingga sampai di langit dunia,maka minta dibuka,tetapi tidak dibuka untuknya.

     Kemudian Nabi s.a.w. membaca ayat maksudnya: Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk syurga sehingga unta dapat masuk ke dalam lubang jarum.

     Kemudian diperintahkan: Tulislah orang itu di dalam sijjin kemudian dilemparkan ruhnya itu begitu sahaja sebagaimana ayat yang bermaksud: Dan siapa yang mempersekutukan Allah.Maka bagaikan jatuh dari langit lalu disambar helang(burung) atau dilemparkan oleh angin ke dalam jurang yang curam.

     Kemudian dikembalikan ruh itu ke dalam jasad di dalam kubur,lalu didatangi oleh dua malaikat yang mendudukkannya lalu menanya: Siapa Tuhanmu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

     Apakah agamamu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

Lalu ditanya: Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan di tengah-tengah kamu itu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

Maka terdengar suara seruan dari langit: Dusta hamba-ku,hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka,dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rosak tulang-tulang rusuknya,kemudian datang kepadanya seorang yang hodoh wajahnya dan busuk baunya berkata kepadanya: Sambutlah hari yang jelek bagimu,inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu.

     Lalu dia bertanya: Siapakah kau?

     Jawabnya:Aku amalanmu yang jelek.

     Lalu dia berkata: Ya Tuhan jangan segerakan hari kiamat,ya Tuhan jangan segerakn hari kiamat.



Wassalam….


Kredit for: Hj Ismail Abdullah

KISAH SYURGA DAN PENGHUNINYA


     Anas bin Malik r.a berkata :Jibril datang kepada Nabi s.a.w. membawa cermin putih yang ditengahnya ada titik hitam,maka Nabi s.a.w. bertanya kepada Jibril.Apakah cermin yang putih ini?

     Jawabnya: Ini hari jumaat,dan titik hitam ini saat mustajab yang ada di hari jumaat,telah dikurniakan untukmu dan umatmu.Sehingga umat-umat sebelummu berada di belakangmu,iaitu Yahudi dan Nashara(Kristian),dan ada saat di hari Jumaat jika seorang mu’min bertepatan berdoa untuk kebaikan pada saat itu pasti ia akan diterima oleh Allah,atau berlindung kepada Allah dari suatu bahaya pasti akan dihindarkannya,dan hari Jumaat di kalangan kami(Malaikat) dinamakan Yaumul Mazid(hari tambahan).

     Nabi s.a.w. bertanya: Apakah Yaumul Mazid itu?

     Jawab Jibril: Tuhan telah membuat lembah di syurga Jannatul Firdaus,di sana ada anak bukit dari misik kasturi dan pada tiap hari Jumaat di sana disediakan mimbar-mimbar dan nur(cahaya) yang diduduki oleh para nabi,dan ada mimbar-mimbar dari emas bertaburan permata yakut dan zabarjada diduduki oleh para siddiqin,syuhada dan solehin,sedang orang-orang ahlighurof(yang di bilik syurga) berada di belakang mereka di atas bukit kecil itu berkumpul menghadap kepada tuhan untuk memuji-muji kepada Allah,lalu Allah berfirman: mintalah kamu kepdaku.Maka semua meminta(kami mohon keredhaan-mu).

     Jawab Allah: Aku telah redha kepadamu,keredhaan sehingga kamu Aku tempatkan di rumahku,dan aku muliakan kamu,kemudian Allah menampakkan kepada mereka,sehingga mereka dapat melihat zat-nya,maka tidak ada hari yang mereka suka sebagaimana hari Jumaat,kerana mereka merasa bertambahnya kemuliaan dan kehormatan mereka.

     Dalam riwayat yang lain,Allah menyuruh kepada malaikat:Berikan makan kepada para wali-ku,maka dihidangkan berbagai makanan maka terasa pada tiap suapan rasa yang lain dari sebelumnya,bahkan lebih lazat,sehingga bila selesai makan,diperintahkan oleh Allah: Berikan minum kepada hamba-hamba-ku,maka diberi minuman yang dapat dirasakan kelazatan pada tiap teguk.

     Dan ketika telah selesai maka Tuhan berfirman: Akulah tuhanmu,telah menepati apa yang aku janjikan kepadamu,dan kini kamu boleh meminta nescaya Aku berikan permintaanmu.

     Jawab mereka: Kami minta redha-Mu,kami minta redha-Mu,dua atau tiga kali.
     Dijawab oleh Allah: aku redha kepadamu,bahkan masih ada tambahan lagi daripada-ku,pada hari ini Aku muliakan kamu dengan kehormatan yang terbesar dari semua yang telah kamu terima,maka dibukakan sekehendak Allah,maka segeralah mereka bersujud kepada Allah sekehendak Allah,sehingga Allah menyuruh mereka: Angkat kepalamu sebab kini bukan masa beribadat.

     Maka di situ mereka kembali maka semerbak bau harum dari bawah Arasy dari bukit kasturi yang putih dan ditaburkan di atas kepala mereka,di atas ubun-ubun kuda mereka,maka apabila mereka kembali kepada isteri-isterinya terlihat bertambah indah lebih dari sebelum mereka meninggalkan mereka,sehingga isteri-isteri mereka berkata: Kamu kini lebih elok dari yang biasa.




Wassalam…

Kredit for: Hj Ismail Abdullah

Sunday, 21 October 2012

KISAH NERAKA DAN PENGHUNINYA


     Yazir Ar-Raqqasyi dari Anas bin Malik r.a. berkata:Jibril datang kepada Nabi s.a.w. pada saat yang tidak biasa datang,dalam keadaan yang berubah mukanya,maka ditanya oleh Nabi s.a.w.:Mengapa aku melihat kau berubah muka?
     Jawabnya: Ya Muhammad aku datang kepadamu pada saat ini dimana Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka,maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahawa Neraka Jahannam itu benar,dan seksa kubur itu benar,dan seksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum dia merasa aman daripadanya.
     Lalu Nabi s.a.w. bersabda: Ya Jibril jelaskan kepadaku sifat Jahannam!
     Jawabnya: Ya.Ketika Allah menjadikan Jahannam maka dinyalakan selama seribu tahun,sehingga merah,kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih,kemudian seribu tahun sehingga hitam,maka ia hitam gelap,tidak pernah padam nyala dan baranya.
     Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya.
     Demi Allah yang mengutus engkau dengan hak,andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan baunya.
     Demi Allah yang mengutus  mu dengan hak,andaikan seorang di hujung barat terseksa nescaya akan terbakar orang-orang yang di hujung timur kerana sangat panasnya,Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi,dan minumannya air panas bercampur nanah,dan pakaiannya potong-potongan api.
     Api neraka itu mempunyai tujuh pintu,tiap-tiap pintu ada bahagian yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan.
     Nabi s.a.w. bertanya: Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah-rumah kami?
     Jawabnya: Tidak,tetapi selalu terbuka,setengahnya di bawah dari lainnya,dan pintu ke pintu jarak perjalanannya tujuh puluh ribu tahun,tiap pintu lebih panas dari yang lain tujuh puluh kali lipat ganda,maka digiring ke sana musuh-musuh Allah sehingga bila telah sampai ke pintunya disambut oleh Malaikat-malaikat Zabaniyah dengan rantai dan belenggu,maka rantai itu dimasukkan ke dalam mulut mereka hingga tembus ke punggung,dan diikat tangan kirinya ke lehernya,sedang tangan kanannya dimasukkan ke dalam dada dan tembus ke bahunya,dan setiap manusia diganding dengan syaitannya lalu diseret tersungkur mukanya sambil dipukul oleh para malaikat dengan tukul besi,setiap mereka ingin keluar kerana sangat risau maka ditanamkan ke dalamnya.
     Kemudian Nabi s.a.w. bertanya: Siapakah penduduk masing-masing pintu?
     Jawabnya: Pintu yang terbawah untuk orang-orang munafik,dan orang-orang kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat Nabi Isa a.s. serta keluarga Firaun sedang namanya Al-Hawiyah.Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,pintu ketiga tempat orang-orang shobi’in bernama Saqar.Pintu keempat tempat iblis dan pengikutnya dan kaum Majusi bernama Ladha,pintu kelima orang Yahudi bernama Khuthamah.Pintu keenam tempat orang-orang Kristian (Nasara) bernama Sa’ir.
     Kemudian Jibril diam segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga Nabi s.a.w. bertanya: Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ketujuh?
     Jawabnya: Di dalamnya orang-orang yang berdosa besar dari umatmu yang sampai mati belum sempat bertaubat.
     Maka Nabi s.a.w. jatuh pengsan ketika mendengar keterangan itu,sehingga Jibril meletakkan kepala Nabi s.a.w. di pangkuan Jibril sehingga sedar kembali,dan ketika sudah sedar Nabi s.a.w.bersabda: Ya Jibril sungguh besar kerisaunku dan sangat sedihnya diriku,apaah ada seorang dari umatku yang akan masuk ke dalam neraka?
    Jawabnya: Ya,iaitu orang yang berdosa besar dari umatmu.
     Kemudian Nabi s.a.w. menangis,Jibril juga menagis; Kemudian Nabi s.a.w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah,dan pada hari ketiga datang Abu Bakar r.a. ke rumah Nabi s.a.w. mengucap: Assalamu’alaikum ya ahla baiti rahmah,apakah dapat bertemu dengan Rasulullah dan ketika tidak mendapat jawapan dia pun beredar dan menangis,kemudian datang Salman Al-Farisi dan berdiri di muka pintu sambil mengucapkan: Assalamu’alaikum ya ahla baiti rahmah,apakah dapat bertemu dengan junjunganku Rasulullah s.a.w.,dan ketika tidak mendapat jawapan,dia menangis sehingga jatuh dan bagun,sehingga sampai ke rumah Fatimah r.a.tidak ada,lalu bertanya: Hai puteri Rasulullah sesungguhnya Rasulullah s.a.w. telah beberapa hari tidak keluar kecuali untuk sembahyang dan tidak berkata-kata kepada orang juga tidak mengizinkan orang-orang bertemu kepadanya.
     Maka segeralah Fatimah memakai baju yang panjang dan pergi sehingga sampai di pintu rumah Rasulullah s.a.w. dan memberi salam sambil berkata:Saya Fatimah,ya Rasulullah.
     Sedang Rasulullah s.a.w. bersujud sambil menangis,maka mengangkat kepalanya dan bertanya: Mengapakah kesayanganku,bukakan pintu untuknya maka masuklah Fatimah dan ketika melihat Nabi s.a.w. menangislah dia kerana melihat Nabi s.a.w. pucat dan sembab mukanya kerana banyak menangis dan sangat sedih,lalu dia bertanya: Ya Rasulullah apakah yang menimpa padamu?
     Jawabnya: Jibril datang kepada ku dan menerangkan sifat-sifat Neraka Jahannam lalu menerangkan bahawa bahagian yang teratas daripadanya adalah umatku yang berbuat dosa-dosa besar,maka itulah yang menyebabkan tangis dan dukacitaku.
     Dia bertanya: Ya Rasulullah bagaimana cara masuknya?
     Jawabnya: Diiring oleh malaikat ke neraka,tanpa dihitamkan muka juga tidak biru mata mereka dan tidak ditutup mulut mereka,dan tidak digandingkan dengan syaitan,bahkan tidak dibelenggu atau dirantai.
     Ditanya pula: Lalu bagaimana cara malaikat menuntun mereka?
     Jawabnya: adapun kaum laki-laki ditarik janggutnya sedang yang wanita ditarik rambutnya,maka berapa banyak dari orang-orang tua dari umatku yang mengeluh ketika diseret ke neraka:
     “Alangkah tua dan lemah diriku.”
     Demikian pula yang muda: “Wahai kemudaanku dan bagusnya rupaku.”
     Sedang wanita mengelu,”Wahai alangkah malu diriku sehingga dibawa ke Malaikat Malik.”
     Dan ketika telah dilihat oleh Malaikat Malik lalu bertanya: Siapakah mereka itu,maka tidak pernah saya dapatkan orang yang akan terseksa seperti orang-orang ini,muka mereka tidak hitam,matanya tidak biru,mulutnya tidak tertutup juga tidak diikat bersama syaitannya,dan tidak dibelenggu atau dirantai leher mereka?
     Jawab Malaikat: Demikianlah kami diperintahkan membawa orang-orang ini kepadamu sedemikian rupa.
      Lalu ditanya oleh Malik: Siapakah kamu wahai orang-orang yang celaka?
      Dalam lain riwayat: Ketika mereka digiring oleh Malaikat selalu memanggil: “Wa Muhammad”,tetapi setelah melihat Malaikat Malik,mereka lupa akan nama Muhammad s.a.w. kerana hebatnya Malik,lalu ditanya: Siapakah kamu?
      Jawab mereka: Kami umat yang dituruni Al –Quran,dan kami telah berpuasa pada bulan Ramadhan.
     Lalu Malik berkata: Al-Quran tidak diturunkan kecuali kepada umat Muhammad s.a.w.
     Maka ketika itu mereka menjerit: Kami umat Muhammad.
      Maka Malik bertanya: Tidakkah telah ada larangan dalam Al-Quran dari maksiat terhadap Allah Taala?
     Dan ketika telah berada di tepi Jahannam dan diserahkan kepada Malaikat Zabaniyah,mereka berkata: Hai Malik,izinkan kami menangis,maka diizinkan,lalu mereka menangis sampai habis air mata,kemudian menangis dengan darah.
     Sehingga berkata Malik: Alangkah baiknya menangis ini andaikata terjadi di dunia kerana takut kepada Allah nescaya kamu tidak akan tersentuh api neraka pada hari ini,lalu Malik berkata kepada Zabaniyah: Lemparkan mereka ke dalam neraka.
     Dan apabila telah dilempar mereka serentak menjerit: Laa ilaaha illallah,maka surutlah api neraka.
     Malik berkata: Hai api sambarlah mereka!
     Jawab api: Bagaimana akan dapat mengambil mereka sedang mereka mengucapkan: Laa ilaa ha illallah.
     Malik berkata: Ambillah mereka!
      Jawab api: Bagaimana akan dapat mengambil mereka sedang mereka membaca: Laa ilaa ha illallah.
     Malik berkata: Demikianlah perintah Tuhan Rabbul Arasy.
      Maka ditangkaplah mereka oleh api,ada yang hanya sampai di tapak kaki,ada yang sampai ke lutut ada yang sampai setengah badan,ada yang sampai leher,maka bila telah sampai ke muka,Malik berkata: Jangan bakar muka mereka kerana mereka telah lama sujud kepada Allah,juga jangan bakar hati mereka kerana mereka telah haus pada bulan Ramadhan,maka tinggal dalam neraka beberapa lama sambil menyebut: Ya Arhamar Rahimin,Ya Hannan ya mannan.
      Kemudian bila telah selesai hukuman mereka,maka Allah memanggil Jibril dan menanyakan: Ya Jibril bagaimanakah keadaan orang-orang yang maksiat dari umat Muhammad s.a.w.?
      Jawab Jibril: Ya tuhan,Engkau lebih mengetahui.
     Lalu diperintahkan: Pergilah engkau lihat keadaan mereka.
     Maka pergilah Jibril a.s. kepada Malik yang sedang duduk di atas mimbar di tengah Jahannam.Dan ketika Malik melihat Jibril,ia segera bangun hormat dan berkata: Ya Jibril mengapakah engkau datang ke sini?
     Jawabnya: Bagaimana keadaan rombongan yang maksiat dari umat Muhammad s.a.w.?
      Jawab Malik: Sungguh ngeri keadaan mereka dan sempit tempat mereka,mereka telah terbakar badan dan daging mereka kecuali muka dan hati mereka masih berkilauan iman.
     Jibril berkata: Bukalah tutup mereka supaya saya dapat melihat mereka.
     Maka Malik menyuruh Zabaniyah membuka tutup dan ketika mereka melihat Jibril mereka mengerti bahawa ini bukan malaikat yang ditugaskan untuk menyeksa.
     Lalu mereka bertanya: Siapakah hamba yang sangat bagus rupanya itu?
     Jawab Malik: Itu Jibril yang biasa membawa wahyu kepada Muhammad s.a.w.
     Dan ketika mereka mendengar nama Nabi Muhammad s.a.w. maka serentak menjerit:Ya Jibril sampaikan salam kepada Nabi Muhammad s.a.w. dan beritakan bahawa maksiat kamilah yang memisahkan kami dengannya,dan beritakan kepadanya keadaan kami.
     Maka kembalilah Jibril menghadap kepada Allah,lalu ditanya: Bagaimana kamu melihat umat Muhammad?
     Jawabnya: Ya Tuhan alangkah jelek keadaan mereka dan sempit tempat mereka.
     Lalu bertanya.Apakah mereka minta apa-apa kepadamu?
     Jawabnya: Ya,mereka minta disampaikan salam mereka kepada Muhammad s.a.w. dan diberitakan kepadanya keadaan mereka.
     Maka Allah menyuruh Jibril menyampaikan semua pesanan itu kepada Nabi Muhammad s.a.w. yang tinggal dalam khemah dari permata yang putih mempunyai empat ribu pintu,tiap pintu mempunyai dua daun pintu dari emas,maka berkata Jibril: Ya Muhammad saya datang kepadamu dari rombongan orang-orang yang derhaka dari umat mu yang masih terseksa dalam neraka,mereka menyampaikan salam kepadamu dan mengeluh bahawa keadaan mereka sangat jelek dan sangat sempit tempat mereka.
     Maka pergilah Nabi Muhammad s.a.w. ke bawah Arasy dan bersujud dan memuji Allah dengan pujian yang tidak pernah diucapkan oleh seorang makhluk pun,sehingga Allah menyuruh Nabi: Angkatlah kepalamu dan mintalah nescaya akan diberi,dan ajukan syafaatmu pasti akan diterima.
     Maka Nabi Muhammad berkata: Ya Tuhan orang-orang yang derhaka dari umatku,telah terlaksana pada mereka hukuman mu dan balasan mu,maka terimalah syafaatku.
     Allah berfirman: Aku terima syafaatmu terhadap mereka,maka pergilah ke neraka dan keluarkan daripadanya orang yang pernah mengucap Laa ilaa haillallah.
     Maka pergilah Nabi Muhammad ke neraka dan ketika dilihat oleh Malaikat Malik segera ia bangkit hormat,lalu ditanya: Hai Malik,bagaimanakah keadaan umatku yang derhaka?
     Jawabnya: Alangkah jelek keadaan mereka dan sempit tempat mereka,lalu diperintah bukalah pintu dan angkatlah tutupnya.
     Maka apabila orang-orang neraka itu melihat Nabi Muhammad s.a.w. mereka serentak menjerit: Ya Muhammad,api neraka telah membakar kulit kami.
     Maka dikeluarkan semuanya berupa arang,lalu dibawa mereka itu ke sungai di muka pintu syurga yang bernama Nahrul Hayawan,dan di sana mereka mandi kemudian keluar sebagai orang muda gagah yang elok,bolak matanya,sedang wajah mereka bagaikan bulan,tertulis di atas dahi mereka Al-Jahannamiyun atau orang-rang Jahannam yang telah dibebaskan Allah.Dan kemudian mereka masuk ke syurga.
     Maka apabila orang-orang neraka melihat kaum Muslimin telah dilepaskan dari neraka,mereka berkata: Aduh sekiranya kami dahulu islam tentu kami dapat keluar dari neraka,demikianlah sebagaimana firman Allah:
     Pada suatu saat kelak orang-orang kafir ingin andaikan mereka menjadi orang Muslim.


                                            gambar hiasan...


Wednesday, 17 October 2012

PERBEZAAN PERsPEKTIF TERHADAP KEHIDUPAN



Assalamualaikum dan salam sejahtera kepada semua yang mempunyai kehidupan.Kehidupan ini termasuklah seperti manusia yang mempunyai akal dan perasaan,tumbuh-tumbuhan,haiwan-haiwan dan sesuatu yang diberikan nyawa oleh Allah SWT.Kehidupan ini adalah  sesuatu perkara yang jika dibahas, tidak akan selesai satu atau dua hari.Definisi kehidupan ini terlalu luas untuk diterjemahkan dengan hanya sekadar sepotong ayat atau rumusan.Kehidupan yang selalu dikaitkan dengan nyawa seseorang atau sesuatu,mempunyai latarbelakang atau ceritanya yang pasti berbeza.Pertama sekalinya,saya ingin memanjatkan setinggi-tinggi kesyukuran kepada ilahi kerana telah memberi saya kesempatan untuk merasakan nikmatnya hidup ini.Sesungguhnya bila kita amati kehidupan ini dengan mata hati yang ikhlas,terlalu banyak nikmat yang telah Allah SWT berikan kepada hambanya termasuklah saya yang daif ini.
     Namun,bukan dari segi agama ingin saya kongsikan tentang kehidupan.Tapi dari segi perspektif manusia terhadap kehidupan.Lain orang,lainlah tanggapan mereka terhadap sesuatu kehidupan.Orang ini mengatakan hidup ini indah dan merupakan anugerah tuhan.orang ini mengatakan hidup ini tidak adil,tuhan tidak adil.orang ini mengatakan enjoy dan hiburan itulah kehidupan sebenar.orang ini mengatakan kehidupan ini cukuplah sekadar makan dan tidur.orang ini mengatakan…..dan macam-macam lagi.Kehidupan ini merupakan perkara yang hebat untuk diperkatakan kerana ini merangkumi segala aspek di dunia ini.Jadi,perspektif saya pula yang ingin saya kongsikan.Bukan berniat untuk menunjuk pandai tapi hanya sekadar perkongsiaan pendapat dan kalau boleh,memberikan manfaat kepada orang lain.

     Manusia dan kehidupan merupakan sesuatu perkara yang tidak boleh dipisahkan.Di mana wujudnya manusia,terselit juga disitu kehidupan.Bagi saya,kehidupan ini tidaklah sukar dan tidaklah mudah.Ianya bergantung kepada individu itu sendiri.Jika kita selalu merenung perjalanan kehidupan kita,pasti akan dapat sesuatu dalam renungan itu.Baik kesedaran,penyesalan mahupun kesyukuran.Apa yang kita mahu sebenarnya tentang kehidupan ini?Mengapa kita hidup?Jawapannya adalah ‘TUHAN”.Dialah yang mencipta kita.Dialah yang memberi kita kehidupan yang pelbagai dan mempunyai warna-warninya.Jika diperhatikan,sebarang persoalan di dunia ini,apabila dirungkaikan persoalan itu,jawapannya akan tertumpu pada yang ‘Satu’ iaitu TUHAN.Ini termasuklah persoalan yang membabitkan sains dan teknologi.

     Bagaimana yang dikatakan kehidupan yang bahagia?Semua manusia mengimpikan kehidupan yang bahagia.namun,hanya sebahagian sahaja tercapai.Itu pun ada yang hanya sementara sahaja bahagia,kemudian muncul pula kesengsaraan dalam kehidupan mereka.Memang benar jika dilihat dengan mata kasar,tidak adil dunia ini apabila wujudnya manusia yang bahagia dan ada yang sengsara.Untunglah manusia yang berada di satu sisi itu iaitu kebahagiaan.Namun,bagaimana dengan sisi satu lagi iaitu kesengsaraan?anda pasti ingat yang kebahagiaan dan kesengsaraan ini melibatkan kaya dan miskin,duit dan harta,cantik dan hodoh.Tapi,sebenar-benarnya itu semuanya bukan pokok pangkalnya.Hal ini kerana kekayaan duit bukanlah  punca kebahagiaan yang abadi.Sudah terbukti kekayaan duit bukanlah kebahagiaan yang sebenar.sebagai contoh,masih ramai orang kaya yang bercerai-berai,bergaduh sesama sendiri,hasad dengki dan banyak lagi.Ada juga orang yang miskin tetapi sangat bahagia di samping keluarga,mempunyai kawan yang ramai,kehidupan dalam aman dan damai.Jadi,kebahagiaan bukanlah terletak dalam wang ringgit mahupun kekayaan harta benda.
     Namun,Alhamdulillah masih ada orang yang kaya harta benda yang hidupnya aman dan bahagia.Itu saya jamin golongan ini menjalani kehidupan mengikut garisan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.Inilah orang yang cukup beruntung kerana dia mendapat nikmat harta benda dan nikmat hati.Inilah golongan yang akan Berjaya di dunia dan di akhirat.Cukup malanglah bagi mereka yang gagal di dunia dan gagal di akhirat.bagi saya,itulah seburuk-buruknya manusia.Saya berdoa kepada Allah janganlah masukkan aku ke dalam golongan tersebut.

     Marilah kita berfikiran sejenak.Kehidupan yang bagaimanakah kita mahu?Kehidupan ini sebenarnya terlalu banyak untuk kita lakukan di dalamnya.Tapi,biarlah apa yang kita lakukan di dalam hidup ini tidak melampaui batas manusia.Bagi saya,ada satu benda yang wajib ada di dalam hati kita jika kita ingin benar-benar mengenal erti kehidupan.cukuplah ‘itu’ sahaja yang perlu ada dalam diri setiap manusia untuk merasai KENIKMATAN hidup yang bahagia di samping orang yang tersayang dan Tuhan yang satu.benda itu adalah KETENANGAN JIWA.Itulah ibu kepada segala kebahagiaan yang ada di dalam dunia ini.Saya percaya sesiapa sahaja yang memiliki ketenangan jiwa ini,setiap langkah,perbuatan, percakapan,pergaulan akan sentiasa menjadi kebahagiaan dalam hidupnya.Ditambahkan lagi nikmat ketaatannya kepada agama dan tuhan.

     Tetapi hakikatnya,bukan mudah untuk mencapai tahap itu.Hal ini kerana telah ditetapkan oleh Allah,bahawa setiap hamba akan diuji di dalam kehidupan mereka.Walaubagaimana pun,ketenangan jiwa itu masih boleh dicapai.Yang penting kita haruslah berpegang teguh dengan agama.Hal ini kerana ketenangan jiwa itu adalah milik Allah.Dia memberi ketenangan jiwa itu kepada hambanya yang dia sukai.Namun,kita sebagai manusia,kita masih boleh meminta kepada Allah.Jadi,perbanyakkanlah doa dan jagalah solat.Nasihat ini adalah sebagai mengingati diri saya sendiri dan orang lain.sesungguhnya,kita sebagai manusia berasal daripada yang satu.Jadi,kehidupan yang sebenar juga tertumpu kepadanya.’KEHIDUPAN DI DUNIA INI ADALAH SEBAHAGIAN KECIL DARI KEHIDUPAN YANG SEBENAR’.



     

Thursday, 11 October 2012

RINTIHAN SEORANG HAMBA

Bismillah.....

     Ya Allah ya tuhan ku...Aku tahu aku bukanlah hamba mu yang terbaik.Aku selalu cuai dan leka dengan kehidupan duniawi ini.Apabila aku senang,ku lupa pada mu.Bukannya niat untuk lupa pada mu,tapi gelora nafsu dan hasutan syaitan telah menenggelamkan aku kepada keduniaan yang penuh dengan manusia yang munafik dan jahil.

Ampunilah aku ya Allah...

    Sesungguhnya segala yang berlaku pada kehidupan aku kini,aku yakini semuanya adalah ujian dan dugaan daripada kau.Namun,satu aku pinta ya Rahman....Berikanlah aku kekuatan untuk menghadapi itu semua.Aku juga meyakini bahawa segala ujian ini memberi tanda bahawa kasihnya kau kepada ku Ya Allah...

Ku mohon kepada mu Ya Allah...

      Berikanlah aku sebuah kehidupan yang bahagia disamping hamba-hamba mu yang soleh dan solehah.Aku kini sudah tidak kuat lagi.Aku memerlukan seseorang yang mampu membawa aku keluar dari kerosakan dunia ini.Ya Allah...berikanlah aku sahabat yang mampu mengubah aku ke arah kebaikan.Aku rindu untuk melakukan kebaikan.Tetapi suasana dan orang-orang yang terdekat yang tidak membantu sering membantutkan niat aku untuk melakukannya.Mungkin itu silap aku kerana tidak kuat untuk menanganinya.

     aku sedar ya Allah...Aku ini hanyalah hamba mu yang lemah..Aku ini hanyalah hamba hina yang setiap detik kehidupannya memerlukan belas dan ihsan mu Ya Allah...Tidak terdaya aku melakukan sesuatu tanpa izin mu.Ya Allah Ya tuhan ku...dengarlah rintihan hamba mu ini...Berikanlah aku kehidupan yang dapat memberikan aku ketenangan dan dapat mendekatkan lagi diri aku kepada kau.


"Ya tuhan kami,kurniakanlah kesabaran ke atas diri kami,dan tetapkanlah pendirian kami dan tolonglah kami di atas menghadapi orang-orang kafir"
     


Wednesday, 2 May 2012

KELEBIHAN AL-QURAN

Assalamualaikum dan salam sejahtera...


Di sini saya sukacitanya ingin berkongsi dengan anda semua mengenai hadis dan peringatan berkaitan dengan kelebihan-kelebihan membaca dan mengamalkan Al-Quran.Moga ianya memberikan manfaat kepada saya dan pembaca sekalian.Aamiin....



Hadis 1


Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Masuud r.a. berkata: Al-quran itu dapat memberi syafaat(pembelaannya) dan akan diterima syafaatnya,juga menjadi penuntut yang sangat dipercayai,maka siapa yang menjadikan Al-Quran sebagai pimpinanya pasti dituntun ke syurga dan siapa yang meletakkan Al-Quran di samping belakangnya maka pasti ditarik (diseret) ke dalam neraka.



Hadis 2


Yazid bin Abi Habib berkata: Nabi s.a.w. bersabda: Siapa yang mempelajari Al- Quran maka Allah akan meringankan seksa terhadap kedua orang tuanya meskipun keduanya kafir.




Hadis 3


Khalid bin Basyir dan Al-Husain bin Al dari Nabi s.a.w. bersabda: siapa yang membaca Al-Quran dalam sembahyang sambil berdiri,maka dia mendapat pahala untuk tiap huruf seratus hasanah,dan siapa yang membaca Al-Quran dalam sembahyang sambil duduk maka dia mendapat pahala untuk tiap huruf lima puluh hasanah,dan siapa  membaca Al-Quran bukan dalam sembahyang maka dia mendapat pahala untuk tiap huruf sepuluh hasanah,dan siapa yang mendengar bacaan kitab Allah benar-benar ingin mendapat pahala dari Allah,maka akan dicatat untuknya pada tiap huruf satu hasanah dan siapa yang membaca Al-Quran hingga khatam,maka dia mendapat kesempatan doa yang mustajab,adakalanya segera di dunia atau kelak di akhirat.




Hadis 4


Abu Umamah r.a. berkata: Nabi s.a.w. menganjurkan supaya kami mempelajari Al-Quran kemudian menjelaskan fadilat keutamaan Al-Quran dalam sabdanya: Belajarlah kamu Al-Quran,maka ia kelak di hari kiamat akan datang pada ahlinya,ketika sangat berhajat kepadanya,lalu ia datang dalam bentuk yang seindah-indahnya,lalu bertanya:
Kenalkah kau kepadaku?
    Dijawabnya: Akulah yang kamu cinta dan kamu sanjung,bahkan kamu telah bangun malam untukku,dan biasa membacaku pada siang hari.
Lalu ia berkata: kemungkinan kau Al-Quran.

     Kemudian menuntun orangnya menghadap kepada Allah,lalu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kiri,dan dipasang mahkota di atas kepalanya.Dan kedua ayah bondanya yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda,sehingga keduanya bertanya: Dari manakah kami mendapatkan ini,padahal amalan kami tidak sampai ke sini?

    Lalu dijawabnya: Ini kamu perolehi kerana anakmu telah mempelajari Al-Quran maka kamu berdua diberi ini.




Hadis 5


Qatadah dari Anas bin Malik dari Abu Musa Al-Asyaari r.a. berkata: Nabi s.a.w. bersabda Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Quran bagaikan jeruk manis,baunya sedap dan rasanya enak dan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Quran bagaikan kurma(tamar),rasanya enak tetepi tidak ada bau.Dan perumpamaan orang fajir yang membaca Al-Quran bagaikan bunga berbau sedap tetapi rasanya pahit,dan perumpamaan fajir yang tidak membaca Al-Quran bagaikan handalah rasanya pahit dan tidak ada baunya.

Fajir*= lelaki yang jahat pekerti yang suka melakukan maksiat (seperti penzina dan tukang sihir).




Hadis 6


Uqbah bin Aamir r.a. berkata,Nabi s.a.w. bersabda: Orang yang membaca Al-Quran dengan suara perlahan-perlahan bagaikan orang yang merahsiakan sedekahnya,dan yang membaca Al-Quran dengan suara keras(lantang) bagaikan orang yang bersedekah terang-terangan.




Hadis 7


Rasulullah s.a.w. bersabda: Pelajarilah kedua pelita yang terang iaitu Al-Baqarah dan Ali Imran,maka keduanya akan datang kepada ahlinya pada hari kiamat berupa awan atau naungan atau rombongan bumbung yang menaungi dengan sayapnya,dan akan membela terhadap ahlinya yang selalu mempelajari dan mengamalkannya.



Wallahualam...



Sebenarnya masih banyak hadis-hadis mengenai kelebihan membaca dan mempelajari Al-Quran. ini hanyalah sebahagian daripada hadis2.Oleh itu marilah kita mencari dan mempelajari serta mendalami ilmu hadis dan Al-Quran.Hal ini kerana Rasulullah pernah berpesan bahawa Beliau akan meninggalkan dua perkara.Jika kita mengikuti dua perkara itu,kita tidak akan sesat selama-lamanya.Dua perkara itu adalah Al-Quran dan Al-Hadis.


Wassalam...



                                                                                                                                                                                                                            Kredit For: Hj Ismail Abdullah

Thursday, 26 April 2012

BERCINTA KERANA ALLAH

Assalamualaikum dan salam sejahtera...


Sesungguhnya amat besar peranan cinta yang Allah hadirkan di dalam diri kita.Ia bukan sekadar membuai perasaan,bukan sekadar membolehkan kita merasai nikmat duniawi semata-mata,malah ia lebih dari itu.Cinta adalah satu anugerah yang menjadi pintu bagi kita menggapai kebahagiaan hakiki di akhirat,pintu rahmat yang membolehkan kita mengecapi reda dan cinta-Nya.Justeru,selayaknya kita memaknakan cinta itu sebaik-baiknya.


     Pernahkah terlintas di fikiran kita,sedalam mana cinta kita kepada Allah sang pencipta?Ikhlaskah kita mencinta-Nya.Adakah dia juga membalas cinta kita?Sedalam mana cinta-Nya kepada kita?Mari kita renung jauh ke dalam diri,ke lubuk hati.Benarkah kita mencintai-Nya.?


     Tugu cinta yang dibina hanya kerana Allah yang membantu kita menggapai reda-Nya.Andai kita mampu merealisasikannya semasa hidup di dunia,maka kita adalah manusia yang beruntung dan bakal meneguk nikmat yang tiada ternilai harganya di akhirat kelak.Namun,andai nafsu dunia dibiarkan menjadi raja,maka cinta yang tidak dipandu cahaya hanya sia-sia.Kerana cinta kita itu tiada nilainya sedikit pun di sisi Allah.


     Marilah tuluskan cinta kita hanya kerana Allah.Hayatilah bait-bait indah agar cinta kita hanya ditujukan kepada-Nya.




wassalam....


                                                                                                                       kredit   for :  MISBAH EM MAJIDY

Friday, 6 April 2012

HIDUP BAGAI RODA

Assalamualaikum dan salam sejahtera....

Alhamdulillah dan syukur kepada Allah kerana memberikan kita semua hidup yang indah ini.Walaupun kehidupan setiap manusia itu berlainan,ada yang gembira dan sebaliknya.Kita sebagai hamba Allah perlu melahirkan rasa bersyukur kita dengan anugerah yang telah diberikan ini(hidup).

     Hidup bagaikan satu pusingan roda.Kadang-kadang kita di atas dan kadang-kadang kita di bawah.Ketika kita di atas,kita rasakan kitalah orang yang paling gembira dan bahagia di dunia ini.Tapi,apabila kita di bawah,kita rasa pula yang kita ini orang yang paling derita.Ketika kita di bawah,kita sering kata,'Habislah aku kali ini'....'matilah aku'.....'kenapa tuhan buat aku macam ni'...'besarnya dugaan yang Allah beri...dan macam2 lagi.Sedarkah kita bahawa Allah tidak akan menguji hambanya dengan ujian yang tidak mampu dipikul?Habis tuh..kenapa kita sering mengeluh?Inilah salah satu jawapannya..

     Kita sering lupa kepada Allah ketika putaran roda hidup kita berada di atas.Ketika kita senang dan berasa selesa dengan hidup,kita mudah sangat 'terlupa' dengan Allah.Ketika kita kaya,kita lupa Allah dengan tidak memberi sedekah kepada yang memerlukan.Ketika kita sihat,kita lupakan Allah dengan tidak membantu orang yang tidak terdaya.Ketika kita gembira,kita lupa kepada Allah dengan tidak mengendahkan dan mempedulikan orang yang sedang bersedih.Apabila tiba-tiba segala nikmat itu disentap oleh Allah,kita terus mengeluh.Menyalahkan takdir dan mengatakan Allah tidak adil kepada kita.Allah yang tidak adil atau kita yang tidak adil?

     Sebagai hamba Allah,biarlah kita sentiasa beringat.Beringat bahawa hidup kita ini bergantung sepenuhnya dengan Allah.Segala apa yang berlaku,baik mahupun buruk pasti ada hikmahnya tersendiri.Hikmah itu akan dapat dilihat oleh orang yang berfikir.Orang yang soleh ataupun tidak,pasti akan melalui roda-roda kehidupan.Kadang di atas dan kadang di bawah.ini tidak boleh kita elakkan kerana inilah yang dinamakan kehidupan.Dan kehidupan di dunia inilah medan untuk kita diuji oleh Allah.Sejauh manakah kebergantungan kita kepada-Nya.


 Bagaimana kita melalui roda2 kehidupan ini dengan keredhaan Allah?

     Kita ini ibaratkan kacang lupakan kulit.Bila kita senang,kita lupakan Allah,bila kita susah,baru kita terhegeh-hegeh mengingati Allah dan meminta pertolongannya.tidak perlulah kita begitu.Bersederhanalah....kerana kesederhanaan itu memberi kita ketenangan(kepada mereka yang memahami).Apabila kita senang,bersederhanalah kita merasai nikmatnya.Lahirkan rasa kesyukuran yang sebenar-benarnya.hal ini kerana dengan bersyukur,kita akan redha dengan segala pemberian yang Allah berikan samada banyak mahupun sedikit.yang penting di situ adalah keberkatan.Apabila kita susah pula,Bersederhanalah...janganlah kita terus menyalahkan takdir atas apa yang telah menimpa kita.Bersabarlah dan teruskan berdoa kepada Allah.mohonlah kepadanya supaya permudahkan perjalanan kehidupan kita.janganlah berlebih-lebihan sehingga kita tidak taat kepada Allah hanya kerana kita dalam kesusahan.Mungkin Allah ingin memberikan sesuatu yang lebih besar selepas itu.

     Sesungguhnya terlalu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.Kehidupan ini adalah buktinya.Allah memberikan nikmat melihat,nikmat makan,nikmat bernafas,nikmat berjalan dan bermacam-macam nikmat lagi.Jadi,kita perlulah membalasnya dengan mentaati Allah dan mengikut suruhannya dan tidak melakukan larangannya.Ini juga nasihat untuk diri saya sendiri*.kehidupan di dunia ini penuh dengan dugaan dan ujiannya,ada naik dan turunnya.Jadi,kita perlukan kekuatan rohani supaya iman kita kepada Allah tetap utuh walaupun dilanda Bah sekalipun.bersangka baiklah kepada Allah kerana ini akan mendamaikan hati kita.Bersyukur kepada Allah supaya kehidupan kita sentiasa cukup walaupun tidak mendapat kekayaan kebendaan.

'KEHIDUPAN BAGAIKAN PUTARAN RODA,RODA ITU IBARATKAN KEHIDUPAN KITA YANG AKAN SENTIASA BERUBAH KEADAANNYA'



wassalam.....


Friday, 30 March 2012

MASA



Masa

Assalamualaikum dan salam sejahtera...

Masa,masa dan masa.Setiap hari kita sentiasa bermain dengan masa tidak kira siang,petang mahupun malam.Pada ketika ini,masa itu sudah berbeza berbanding masa ketika waktu dahulu.Masa pada hari ini bergerak sangat pantas tanpa mahu menunggu kita.Kita sering leka dengan urusan dunia sehingga tidak sedar kita telah melepaskan masa untuk menggunakannya bagi melakukan sesuatu yang bermakna dan berkualiti.Masa itu sebenarnya tidak bergerak dengan pantas.Ianya bergerak sama seperti dahulu.Yang membezakannya adalah kita sekarang semakin sibuk.Kita sibuk dengan kerja,sibuk dengan kawan2 dan sibuk dengan pelbagai urusan.

     sebenarnya kita kadang-kadang terlepas pandang mengenai masa.Kita tidak pernah pun menghiraukan masa itu berlalu.Kita membiarkan masa bergerak tanpa memikirkan betapa bernilainya masa itu.Ibarat pepatah mengatakan 'Masa Itu Emas'.Marilah kita menukar sedikit perspektif mengenai masa.Sedikit sebanyak bolehlah kita menghargai masa dengan melakukan amalan2 yang berfaedah.

     Setiap hari kita akan sentiasa sibuk.Tapi,dalam situasi sibuk itu pasti ada masa yang kita simpan  untuk diri kita.Masa ini dipanggil 'privacy time'.Selalunya kita menggunakan masa ini untuk tidur,berehat,termenung,dan melakukan perkara bersendirian.Rasanya tidak salah jika kita menggunakan masa itu untuk bermuhasabah diri.Berapa ramaikah orang di luar sana melakukan muhasabah diri?Jika ada berapa kali?Sudah memadai jika kita bermuhasabah diri sebulan sekali.Paling kurang pun setahun sekali.muhasabah diri adalah mengenang kembali kehidupan kita yang lepas.Kita melihat kebaikan atau keburukan yang telah kita lakukan.Selepas itu kita iltizam menjadikan kebaikan yang kita lakukan itu sebagai terusan pada hari akan datang.Sebaliknya,kita meninggalkan keburukan yang telah dilakukan dengan azam memperbaiki diri.

     Pada hari ini juga kita perhatikan ramai orang melalui masanya dengan hal keduniaan semata.Tidak berhenti seketika pun untuk mengingati tugas kita sebagai hamba Allah.Menunaikan ibadah kita sebagai seorang islam.Kita sering lupa dengan perkara ini.Saya juga mengingatkan diri saya sendiri supaya jangan leka dengan kehidupan dunia ini.Demi masa,sesungguhnya manusia dalam kerugian jika tidak melaksanakan seruan tuhan.Hal ini kerana akan membawa kita ke arah kemurkaan Allah.Jadi,bermulanya hari ini mari kita bersama-sama menyahut seruan tuhan dengan memenuhi masa ini dengan ibadah terutamanya ibadah solat.Solat itu adalah tiang agama.

     Masa juga boleh kita gunakan dengan membaca.membaca akan memberikan ilmu pengetahuan yang banyak kepada kita.Tambahan,membaca dengan tidak langsungnya membuatkan kita kurang bercakap tetapi banyak berfikir.Ia sebenarnya memberikan kita kebaikan.Apabila kita selalu membaca,kita akan berkata sesuatu perkara yang mempunyai nilai.kita tidak akan bercakap atau berbual kosong tanpa ada intipatinya.Seterusnya,menjadikan anda seorang yang lebih suka berfikir sebelum berkata.Ianya juga mematangkan pemikiran kita.Jadi,fikir-fikirkan.Gunakanlah masa ini dengan sesuatu perkara yang memberi manfaat untuk dunia dan juga akhirat.


"Sungguh rugi kepada mereka yang tidak menggunakan masa dengan sebaik mungkin"


"Ketika anda sedang berseorangan dan bermuhasabah diri,amalkan doa ini"

"Pengurusan masa yang baik menjadikan kita lebih menhargai hidup"

    

"Jangan jadi orang di sebelah ini yang hanya menggunakan masa dengan melakukan aktiviti yang belum pasti memberikan kebaikan kepada kita"

Saturday, 24 March 2012

INDAHNYA BERSAMA KELUARGA

Indahnya Bersama Keluarga


Assalamualaikum...Alhamdulillah ke hadrat ilahi kerana memberi peluang untuk saya meneruskan entry yg ke-2 ini.Apa yang ingin saya katakan adalah berkenaan keluarga.Apa yang terlintas dalam fikiran apabila kita diperkatakan mengenai bab keluarga?Pasti ada yang mengatakan keluarga melibatkan ayah dan ibu,adik dan kakak serta abang.Jika dalam konteks yang lebih besar,kita boleh libatkan pak cik kita,atuk,nenek,anak saudara.Sebagai contoh,Pak usu,Pak Anjang,Mak Long,Mak ngah dan bermacam-macam lagi.Ya benar,itulah yang dinamakan keluarga.


     Keluarga merupakan hasil daripada sebuah ikatan sah antara lelaki dan wanita yang dinamakan perkahwinan.Apabila seseorang itu berkahwin,wujudlah satu zuriat baru yang menjadi seri dalam sesebuah keluarga.Walaupun sesebuah perkahwinan seseorang itu tidak dianugerahkan zuriat ataupun anak,ia masih dinamakan keluarga.Tambahan,ikatan kekeluargaan itu sangat penting dalam kehidupan seharian kita.Keluargalah yang akan menjaga kita,memelihara kita dan mengambil berat tentang kita.Ibu bapa dalam keluarga memainkan peranan yang sangat-sangat penting.Merekalah yang akan mencorak anak mereka samada hitam ataupun putih,baik ataupun jahat,soleh atau pun fasik.Sesungguhnya keluarga adalah segala-galanya bagi kita,bagi mereka yang menyayangi atau mengerti sesuatu hubungan ikatan darah ini.Tapi,bagi mereka yang tidak mengerti,keluarga adalah satu tembok halangan yang sangat besar untuk mereka bebas.


     Berdasarkan pengalaman saya,keluarga sangat membantu dalam segala masalah yang saya hadapi.Merekalah yang banyak memberikan semangat dan sokongan moral dalam menghadapi dugaan hidup.setelah pemergian arwah ayah dan ibu,hidup saya seperti tiada tujuan dan gelap.Saya sudah tiada tempat bergantung,tiada tempat mengadu,segala masalah saya tanggung sendiri.Saya bukanlah dari golongan orang yang senang.Cuma,orang luar sahaja yang melihat hidup saya tiada masalahMujurlah saya masih ada empat orang yang telah membangkitkan semangat saya untuk teruskan hidup.Merekalah adalah adik-beradik saya yang sangat saya sayangi.Bagi saya,mereka adalah segala-galanya bagi saya.


     Saya sangat berasa sukacita untuk menceritakan mengenai perjalanan dalam kehidupan keluarga saya.Hal ini kerana,sebagai keluarga yang sudah kehilangan kedua ibu bapa pastinya sukar untuk kita melentur semula perhubungan kekeluargaan.Pasti ada sahaja masalah timbul seperti perebutan harta,tiada kesefahaman,mementingkan diri sendiri dan memutuskan hubungan.Alhamdulillah,semua itu tidak berlaku dalam keluarga saya.Pada permulaan hidup selepas kehilangan ibu tersayang,saya sabenarnya sangat risau takut2 perkara buruk seperti ini akan berlaku.Perkara ini kerana saya mempunyai sejarah yang hampir membuatkan apa yang saya takuti itu terjadi.Tapi,kami sekeluarga kembali bersepakat untuk sebulat suara dan bersatu sebagai keluarga semula walaupun tanpa ayah dan ibu.


     Seriusly,kadang-kadang saya berasa sangat bangga apabila melihat kebahagiaan keluarga kami melebihi keluarga lain yang masih ada ayah dan ibu.Bukan niat menunjuk,tapi,saya ingin menyeru sesiapa sahaja supaya jangan mengabaikan keluarga anda.Sayangilah mereka kerana mereka adalah darah daging anda.Saya mengharapkan kebahagiaan keluarga kami berkekalan hingga ke anak cucu dan diwarisi anak-anak kami nanti.Dan saya sangat mengharapkan berkat kebahagiaan ini dapatlah arwah ayah dan ibu saya pahala yang berpanjangan.Amin............




'AIR YANG DICINCANG TIDAK AKAN PUTUS'

Wednesday, 21 March 2012

MEMBACA MEMBERI MANFAAT

MEMBACA MEMBERI MANFAAT

Assalamualaikum.....dan salam kebahagiaan kepada pencinta buku dan yang dahagakan ilmu dengan membaca.Beruntunglah sesiapa yang suka membaca dan mengamalkan ilmu2 yang ada di dalam buku yang dibaca.Membaca adalah sangat penting kepada kita kerana membaca memberikan ilmu tambahan kepada kita tanpa kita sedari.walaupun kita telah dilimpahkan dengan pelbagai ilmu di sekolah mahupun di mana2 sahaja majlis ilmu,tetapi membaca adalah berbeza dengan ilmu yang diberi secara lisan.

     Apa yang berbeza?ilmu yang kita perolehi dengan belajar di sekolah mahupun majlis ilmu dengan membaca adalah sama.Perkara yang membezakan adalah kaedah kita memdapatkan ilmu tersebut.Ilmu yang kita perolehi dengan hanya mendengar dan menerima membataskan kita untuk mendapatkan ilmu yang lebih banyak.sebagai contoh,jika seseorang mengajar satu ilmu setakat A hingga B.Maka,A hingga B lah ilmu yang akan kita dapat.membaca pula adalah berbeza dimana kita sebenarnya mengembara ke dalam sesuatu buku itu dan menganalisa maklumat2 atau ilmu yang ada di dalam sesuatu buku itu.Dengan cara ini,kita dapat menambahkan ilmu pengetahuan dengan cara kita sendiri.Kita juga boleh membandingkan ilmu yang kita dapat dalam buku yang berbeza tetapi membincangkan perkara yang sama.Jadi,dari itu kita boleh berfikir untuk menerima ilmu/hujah yang lebih baik.

     Membaca juga menggerakkan otak kita supaya lebih aktif.Memang benar membaca meransang otak kita untuk sentiasa berfungsi dan berfikir.Secara logiknya juga,apabila kita membaca,ilmu yang ada di dalam buku akan ditatap oleh mata.Ilmu yang ditatap oleh mata akan disampaikan ke otak untuk dianalisa.Maklumat yang diterima oleh otak akan menggerakkan  otak kita untuk bekerja.Apabila otak sentiasa aktif,pemikiran kita akan lebih bernas.Ramai ahli akademik apabila ditanyakan mengenai kebijaksanaannya,mereka akan berkata "banyakkan membaca".Dalam konteks membaca,bukan dititikberatkan dengan ilmu akademik semata tetapi segala cabang ilmu seperti ilmu agama,ilmu sejarah,ilmu pengetahuan am malah tiada kaitan dengan akademik sekali pun.Kita juga harus mengetahui bahawa akademik hanyalah satu jenis ilmu daripada pelbagai ilmu di dunia.Membaca surat khabar juga memberi kita ilmu iaitu ilmu pengetahuan am.





     Dengan kata lain,membaca memberikan banyak faedah kepada hidup kita.Marilah kita mulakan hari ini dengan membaca walau hanya sekeping artikle di surat khabar.Moga-moga kita mendapat ilmu yang berguna dan dapat menggunakan ilmu itu untuk kebaikan diri dan orang lain.


"Biarlah kita banyak membaca supaya kita mendapat banyak ilmu.Biarlah kita banyak ilmu supaya kita tidak mudah ditipu".wassalam...




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...