Saturday, 8 December 2012

KISAH SYURGA DAN PENGHUNINYA


     Anas bin Malik r.a berkata :Jibril datang kepada Nabi s.a.w. membawa cermin putih yang ditengahnya ada titik hitam,maka Nabi s.a.w. bertanya kepada Jibril.Apakah cermin yang putih ini?

     Jawabnya: Ini hari jumaat,dan titik hitam ini saat mustajab yang ada di hari jumaat,telah dikurniakan untukmu dan umatmu.Sehingga umat-umat sebelummu berada di belakangmu,iaitu Yahudi dan Nashara(Kristian),dan ada saat di hari Jumaat jika seorang mu’min bertepatan berdoa untuk kebaikan pada saat itu pasti ia akan diterima oleh Allah,atau berlindung kepada Allah dari suatu bahaya pasti akan dihindarkannya,dan hari Jumaat di kalangan kami(Malaikat) dinamakan Yaumul Mazid(hari tambahan).

     Nabi s.a.w. bertanya: Apakah Yaumul Mazid itu?

     Jawab Jibril: Tuhan telah membuat lembah di syurga Jannatul Firdaus,di sana ada anak bukit dari misik kasturi dan pada tiap hari Jumaat di sana disediakan mimbar-mimbar dan nur(cahaya) yang diduduki oleh para nabi,dan ada mimbar-mimbar dari emas bertaburan permata yakut dan zabarjada diduduki oleh para siddiqin,syuhada dan solehin,sedang orang-orang ahlighurof(yang di bilik syurga) berada di belakang mereka di atas bukit kecil itu berkumpul menghadap kepada tuhan untuk memuji-muji kepada Allah,lalu Allah berfirman: mintalah kamu kepdaku.Maka semua meminta(kami mohon keredhaan-mu).

     Jawab Allah: Aku telah redha kepadamu,keredhaan sehingga kamu Aku tempatkan di rumahku,dan aku muliakan kamu,kemudian Allah menampakkan kepada mereka,sehingga mereka dapat melihat zat-nya,maka tidak ada hari yang mereka suka sebagaimana hari Jumaat,kerana mereka merasa bertambahnya kemuliaan dan kehormatan mereka.

     Dalam riwayat yang lain,Allah menyuruh kepada malaikat:Berikan makan kepada para wali-ku,maka dihidangkan berbagai makanan maka terasa pada tiap suapan rasa yang lain dari sebelumnya,bahkan lebih lazat,sehingga bila selesai makan,diperintahkan oleh Allah: Berikan minum kepada hamba-hamba-ku,maka diberi minuman yang dapat dirasakan kelazatan pada tiap teguk.

     Dan ketika telah selesai maka Tuhan berfirman: Akulah tuhanmu,telah menepati apa yang aku janjikan kepadamu,dan kini kamu boleh meminta nescaya Aku berikan permintaanmu.

     Jawab mereka: Kami minta redha-Mu,kami minta redha-Mu,dua atau tiga kali.
     Dijawab oleh Allah: aku redha kepadamu,bahkan masih ada tambahan lagi daripada-ku,pada hari ini Aku muliakan kamu dengan kehormatan yang terbesar dari semua yang telah kamu terima,maka dibukakan sekehendak Allah,maka segeralah mereka bersujud kepada Allah sekehendak Allah,sehingga Allah menyuruh mereka: Angkat kepalamu sebab kini bukan masa beribadat.

     Maka di situ mereka kembali maka semerbak bau harum dari bawah Arasy dari bukit kasturi yang putih dan ditaburkan di atas kepala mereka,di atas ubun-ubun kuda mereka,maka apabila mereka kembali kepada isteri-isterinya terlihat bertambah indah lebih dari sebelum mereka meninggalkan mereka,sehingga isteri-isteri mereka berkata: Kamu kini lebih elok dari yang biasa.




Wassalam…

Kredit for: Hj Ismail Abdullah

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...