Saturday, 8 December 2012

KEDAHSYATAN ALAM KUBUR


     Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Al-Baraa’ bin Aazib r.a. berkata: Kami bersama Nabi s.a.w. keluar menghantar jenazah seorang sahabat Ansar maka ketika sampai ke kubur dan sebelum dimasukkan ke dalam lahad,Nabi s.a.w. duduk dan kami duduk di sekitarnya diam menundukkan kepala bagaikan ada burung di atas kepala kami,sedang Nabi s.a.w. mengorek-ngorek dengan dahan yang ada di tangannya,kemudian dia mengangkat kepalanya sambil bersabda: Berlindunglah kamu kepada Allah dari seksa kubur,diulang sebanyak 2 atau 3 kali.

     Lalu dia bersabda: Sesungguhnya seorang mukmin jika akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat(akan mati),turun kepadanya malaikat yang putih-putih wajahnya bagaikan matahari,membawa kafan dari syurga,maka duduk di hadapannya,kemudian datang Malaikat Maut dan duduk dekat kepalanya dan memanggil: wahai ruh yang tenang baik,keluarlah menuju pengampunan Allah dan redha-Nya.

     Nabi s.a.w. bersabda: Maka keluar ruhnya mengalir bagaikan titisan dari mulut kendi,maka langsung diterima,dan langsung dimasukkan ke dalam kafan dan dibawa keluar semerbak harum bagaikan kasturi ang terharum di atas bumi,lalu dibawa naik,maka tidak melalui rombongan malaikat melainkan ditanya: Ruh siapakah yang harum ini?

     Dijawab: Ruh fulan bin fulan sehingga sampai ke langit,dan di sana dibukakan pintu langit,dan disambut oleh penduduknya dan pada tiap langit dihantar oleh malaikat muqarra bin dibawa naik ke langit yang atas sehingga sampai ke langit ke tujuh,maka Allah berfirman: Catatlah suratnya di Illiyin.

     Kemudian dikembalikan dia ke bumi,sebab daripadanya kami jadikan,dan didalamnya aku kembalikan dan daripadanya pula akan aku keluarkan pada saatnya.

     Maka kembalilah ruh ke jasad dalam kubur,kemudian datang kepadanya dua malaikat untuk menyoalnya: Siapa Tuhanmu?

     Maka dijawab: Allah tuhanku.

     Lalu ditanya: apakah agamamu?

     Dijawab: Agamaku Islam.

     Ditanya: Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutus di tengah-tengah kamu?

     Dijawab: Dia utusan Allah.

     Lalu ditanya: Bagaimanakah engkau mengetahui itu?

     Dijawab: Saya membaca kitab Allah lalu percaya dan membenarkannya.

     Maka terdengar suara: Benar hamba-Ku,maka berikan kepadanya hamparan dari syurga serta pakaian syurga dan bukakan untuknya pintu yang menuju ke syurga,lalu luaskan kuburnya sepanjang pandangan mata kemudian datang kepadanya seorang yang elok wajahnya dan harum baunya sambil berkata: Terimalah khabar baik,ini saat yang telah dijanjikan Allah kepadamu.

     Lalu ditanya: Siapakah engkau?

     Jawabnya: Aku amalanmu yang baik.

     Lalu dia berkata: Ya tuhan segerakan hari kiamat supaya segera saya bertemu dengan keluargaku dan kawan-kawanku.

     Nabi s.a.w. bersabda: Adapun hamba yang kafir jika akan meninggalkan dunia dan menghadapi akhirat,maka turun kepadanya malaikat dari langit yang hitam mukanya dengan pakaian hitam,lalu duduk dimukanya sepanjang pandangan mata,kemudian datang Malaikat Maut dan duduk di samping kepalanya,lalu berkata: Hai ruh yang jahat,keluarlah menuju murka Allah,maka tersebar di semua anggota badannya,maka dicabut ruhnya bagaikan mencabut besi dari bulu yang basah,maka terputus semua urat dan ototnya,lalu diterimanya akan dimasukkan ke dalam kain hitam,dan dibawa dengan bau yang sangat busuk bagaikan bangkai,dan dibawa naik,maka tidak melalui malaikat melainkan ditanya: Ruh siapakah yang jahat dan busuk itu?

     Dijawab: Ruh fulan bin fulan dengan sebutan amat jelek sehingga sampai di langit dunia,maka minta dibuka,tetapi tidak dibuka untuknya.

     Kemudian Nabi s.a.w. membaca ayat maksudnya: Tidak dibukakan bagi mereka itu pintu-pintu langit dan tidak dapat masuk syurga sehingga unta dapat masuk ke dalam lubang jarum.

     Kemudian diperintahkan: Tulislah orang itu di dalam sijjin kemudian dilemparkan ruhnya itu begitu sahaja sebagaimana ayat yang bermaksud: Dan siapa yang mempersekutukan Allah.Maka bagaikan jatuh dari langit lalu disambar helang(burung) atau dilemparkan oleh angin ke dalam jurang yang curam.

     Kemudian dikembalikan ruh itu ke dalam jasad di dalam kubur,lalu didatangi oleh dua malaikat yang mendudukkannya lalu menanya: Siapa Tuhanmu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

     Apakah agamamu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

Lalu ditanya: Bagaimana pendapatmu terhadap orang yang diutuskan di tengah-tengah kamu itu?

     Jawabnya: Saya tidak tahu.

Maka terdengar suara seruan dari langit: Dusta hamba-ku,hamparkan untuknya dari neraka dan bukakan baginya pintu neraka,dan disempitkan kuburnya sehingga terhimpit dan rosak tulang-tulang rusuknya,kemudian datang kepadanya seorang yang hodoh wajahnya dan busuk baunya berkata kepadanya: Sambutlah hari yang jelek bagimu,inilah saat yang telah diperingatkan oleh Allah kepadamu.

     Lalu dia bertanya: Siapakah kau?

     Jawabnya:Aku amalanmu yang jelek.

     Lalu dia berkata: Ya Tuhan jangan segerakan hari kiamat,ya Tuhan jangan segerakn hari kiamat.



Wassalam….


Kredit for: Hj Ismail Abdullah

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...